WASPADAI KRL!!!

Juli 18, 2009 § Tinggalkan komentar

Hampir 1 tahun saya pergi kuliah dengan menggunakan kereta api. Mulai dari berdesak-desakan saat berangkat pagi, harus pindah kereta karena mogok (kereta bisa mogok juga loh), ‘hampir’ kecopetan, sampai diikuti orang tidak dikenal hingga berkali-kali. Mungkin untuk teman-teman yang berangkat dari Bogor mengetahui betapa padatnya kereta api saat pagi hari dan berangkat pulang kerja. Bahkan sampai ada yang naik diatas kereta kareta tidak kebagian tempat di dalam kereta. Walaupun hal tersebut dilarang mereka tetap melakukannya. Kereta api Jakarta-Bogor Bogor-Jakarta selalu banyak mengangkut penumpang. Terlebih untuk tujuan Jakarta selalu padat saat jam berangkat kerja, dan tujuan Bogor selalu penuh saat pulang kerja.

Banyak orang memilih untuk naik kereta api dengan alasan efesiensi dan ekonomis. Selain itu, kereta api merupakan angkutan transportasi yang paling banyak menarik massa. Kita bisa memillih untuk menggunakan kereta apa dengan berbagai harga berkisar antara Rp 2.000 untuk kelas ekonomi, Rp 5.500 untuk kelas Ekonomi AC, dan Rp. 11.000 untuk kelas ekspres (pakuan).

Untuk saya yang masih “meminta uang” pada orang tua, saya lebih menyukai naik ekonomi😉. Saat saya berangkat kuliah(pukul 11 siang) dan pulang naik ekonomi AC (penuh saat jam pulang). Di siang hari biasanya KRL ekonomi tujuan Jakarta sedikit lenggang (walau saya tidak kebagian tempat duduk) setidaknya saya masih bisa bernafas. Saya ingin mencoba menggambarkan keadaan kereta ekonomi. Setelah kamu membeli tiket seharga Rp. 2000, kamu akan ditunjukan oleh petugas untuk segera menumpangi kereta di jalur tertentu. Ruangan KRL ekonomi lebih luas dari Eko AC dan Pakuan (ekspress). Nah, bila tidak dapat tempat duduk, kamu harus berdiri dengan berpegangan pada tiang-tiang di dalam kereta. Setelah mendapatkan tempat yang enak untuk berdiri, jangan kaget bila ada yang menoel-noel. Terkadang ada anak kecil yang meminta belas kasihan kepada penumpang. Dia mencolek tubuh kita sambil berkata “kasihan kak, kasihan.. belum makan”. Bahkan saya pernah diplototin anak kecil itu dan di injek kakinya gara-gara saya cuek😦 . Pilihlah tempat yang aman dan jangan terlalu dekat pintu karena tempat di dekat pintu rawan diincar pencopet.

KRL Butuh nyali yang besar untuk kamu yang pulang kerja naik ekonomi tujuan Bogor. Kereta tersebut sangat padat, perlu usaha untuk dapat masuk ke dalam kereta. Terkadang, lampu di dalam KRL Ekonomi tujuan Bogor saat malam tidak menyala. Hal tersebut sangat membahayakan. (udah mah bau keringet, mati lampu, berdesak-desakan..hhuuu) :,(

Berbeda dengan KRL ekonomi, KRL eko-AC lebih bersih dan dingin. Kereta ini hanya ada pada jam-jam tertentu saja. Berdasarkan peraturan sekarang, pedagang makanan/minuman tidak boleh berjualan di dalam kereta. Kereta ekonomi-AC juga penuh, sama seperti ekonomi. Bahkan, pada jam pulang kerja yang kearah Bogor, kereta ini sama saja dengan ekonomi. Bedanya hanya terletak pada ada/tidaknya AC. Oia, kereta Ekonomi AC tidak berhenti di st. Gambir. Jadi, bila kamu hendak turun di Gambir hanya bisa menumpang pakuan ekspres dari Bogor.

Banyak orang yang berusaha mengais rezeki melalui kereta api. Mereka berjualan perkakas, buah, koran, aksesoris wanita, tempat handphone, bumbu dapur, makanan ringan, minuman, ada yang mengamen sendiri dan berkelompok, ada yang mengemis dengan menunjukan kecacatan tubuhnya agar orang lain merasa iba dan akhirnya memberi mereka uang, ada yang meminta sumbangan untuk anak yatim. Namun yang harus kita waspadai adalah Copet. Ya, copet dan jambret pun berusaha mengais rezeki di kereta api jurusan Bogor–Jakarta.

Copet banyak berkeliaran di kereta. Mereka biasanya mengincar barang-barang berharga yang mudah dibawa milik penumpang seperti; kalung, uang, handphone dan mp3. Modus mereka bermacam macam. Ada yang menyilet tas saat kereta penuh sesak dijam-jam padat saat berangkat atau pulang kerja, langsung merampas milik orang lain tanpa belas kasih kemudian kabur, ada yang mendekati kemudian meraba kantong kita, mengalihkan perhatian kita lalu saat kita lengah ia mengambil sesuatu yang berharga kemudian pura-pura tidak bersalah dan akhirnya kabur. Bahkan, ada penghipnotisan yang dilakukan oleh para pencopet kejam itu. Target mereka mulai dari anak sekolah, remaja, orang yang sudah bekerja dan orang yang terlihat masih tabu naik kereta. Anak sekolah biasanya menaruh Handphone di kantong rok/celana mereka. Hal itu memudahkan para copet untuk beraksi.Orang baru pun sering jadi sasaran pencopet.

Ada beberapa cara untuk menghindari berbagai macam tindakan kriminal, kita dapat melakukan hal di bawah ini:

  1. Menaruh barang berharga anda pada tempat yang paling aman. Simpanlah barang berharga seperti; handphone, dompet, mp3 dan lainnya dibagian tas terdalam. Bila perlu, masukan handphone ke dalam tempatnya. Lalu, taruh tempatnya di selipan binder ataupun buku tebal. Menaruh barang di dalam tas tidak menjamin keamanan barang berharga milikmu karena bisa saja pencopet menyilet tas kamu sehingga barang di dalam tas kamu terjatuh keluar dan kemudian diambil sang pencopet.
  2. Jangan memakai perhiasan yang berlebihan
  3. Hindari berdiri di dekat pintu. Selain menghalangi orang yang masuk maupun keluar gerbong, berdiri di dekat pintu dapat membahayakan jiwa. Bisa saja kita terdorong keluar karena terlalu banyak penumpang yang ingin cepat-cepat keluar/ masuk.
  4. Waspadalah terhadap orang-orang sekitar. Jangan mudah percaya terhadap orang baru. Usahakan tidak menerima pemberian dari orang lain berupa minuman atau makanan. Dikhawatirkan makanan atau minuman pemberian tersebut telah dicampuri obat tidur sehingga pencopet dengan mudah dapat mengambil barang berharga kita.
  5. Berpakaian yang pantas. Untuk para wanita janganlah berpakaian terlalu minim. Hal tersebut dapat mengundang para penjahat kelamin untuk melakukan tindakan asusila.
  6. Jangan mengeluarkan barang berharga khususnya HP saat berada di dalam kereta. Pencopet selalu mengintai orang-orang yang lengah.
  7. Bawalah sesuatu yang dapat melindungi kamu dari kejahatan KRL misalnya cairan penyemprot lada. Gunakan cairan itu saat ada seseorang yang mulai mengganggu kenyamanan saat perjalanan. Setelah menyadari bahwa banyak kejahatan di KRL kita harus selalu berdoa dan waspada saat berada di dalam KRL

Saran saya, bagi kamu yang jarang naik kereta, sebaiknya utama kan keamanan dengan naik kereta ekonomi AC. Namun, bila tujuan mu dekat sebaiknya naik Ekonomi untuk menghemat. Semoga bermanfaat😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading WASPADAI KRL!!! at it's life.

meta

%d blogger menyukai ini: